MAKASAR - Tetap dipercayanya Rudi Yulianto menjabat sebagai Kajari Sungguminasa patut dipertanyakan. Karena, label berkinerja buruk bukanlah yang pertama kalinya dia sandang. Sebelumnya, Kejaksaan yang dia pimpin itu juga pernah mendapat rapor merah pada awal tahun lalu. Kinerja buruk diterimanya karena minim sekali menangani kasus korupsi didaerah setempat.
Berdasarkan laporan FAJAR.co.id, sepanjang 2009 lalu, Kejari Sungguminasa terbilang pemecah rekor bernilai rapor merah. Selama 2009, lembaga penegak hukum yang berkantor di jantung ibu kota Gowa itu disebutkan tidak pernah menuntaskan dugaan kasus korupsi.
Kala itu, kepada wartawan, Rudy Yulianto berdalih bahwa sepanjang 2009 memang tidak ada kasus korupsi di wilayah kerjanya. "Untuk 2009, kami hanya menyelesaikan perkara korupsi yang lalu-lalu saja," kata Rudi, kala itu.
Saat itu, kejari Sungguminasa memang baru menangani kasus korupsi yang sudah lama ditangai kejaksaan setempat. Namun ironis, hingga 2010, belum juga ada kejelasan penyelesaian kasus korupsi itu.
Berikut sejumlah kasus korupsi ditangani Kejari Sungguminasi sepanjang 2009 di antaranya dugaan korupsi jembatan Lampasa yang masuk dalam Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2004. Kasus baru terendus pihak kejaksaan pada 2008 lalu. Namun hingga Sampai sekarang, penuntasan kasus belum juga berhasil dilakukan. Padahal potensi kerugian negara dalam kasus itu cukup besar, mencapai Rp200 juta.
Kemudian 2010, Kejari Sungguminasa kembali mengusut dugaan kasus korupsi penyalahgunaan dana beras untuk masyarakat miskin (raskin). Namun, lagi-lagi sepertinya Kejari Sungguminasa tak terlalu serius menyelesaikan perkara kasus itu sehingga kasus dugaan penyelewengan dana raskin kabupaten Goa juga hingga sekarang tak jelas.
Demikian halnya dengan penanganan kasus dugaan korupsi proyek jembatan Lampasa, juga tak diketahui juntrung penyelesaiannya. Padahal sejumlah pejabat setempat mengaku rata-rata pernah dimintai keterangan oleh Kajati setempat.
Namun kali ini, sejak mendapat rapor merah kedua dari Kajati SulselBar, Rudy Yulianto sulit sekali dihubungi wartawan untuk keperluan konfirmasi. Ponselnya sedang masih aktif ketika dikontak wartawan, namun tak diangkat. Demikian pesan singkat berisi konfirmasi berita yang dikirim wartawan, juga tak ditanggapinya.
Business
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
Home
»
breakingnews
»
dailynews
»
headlinenews
»
HUKUM
»
HukumKorupsi
»
Korupsi
»
Koruptor
»
pilihanredaksi
» Kejari Sungguminasa, Langganan Rapor Merah
METRO BARITO's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
ADVENTORIAL
Popular
-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi), serius memantau penggunaan dana desa, dimana total alokasinya di 2017 mencapai Rp 60 triliun. Sela...
-
Stoner bersama Honda dalam uji coba belum lama ini Kepala Mekanik Ducati, Jeremy Burgess, menganggap Casey Stoner bersama Honda sebagai anc...
-
(SUKABUMI) - Sebanyak 358 bakal calon legislatif (caleg) akan memperebutkan kuota kursi DPRD di Kota Sukabumi. Mereka berasal dari 12 partai...
-
JAKARTA - Seiring dilibatkanya penyidik KPK dalam pemantauan sekaligus pengecekan anggaran desa, sebaiknya aparatur desa lebih berhati-hati...
-
Jakarta - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia harus melakukan perubahan yang signifikan agar bisa mencapai prestasi. Caranya, dengan men...
Top News
-
web PALANGKARAYA - Ruang gerak calo rekturmen CPNS diwilayah Kalimantan Tengah terus dipersempit. Kapolda Kalimatan Tengah (Kalteng) Brigje...
-
ilustrasi kereta kencana (web) DARI sekian banyak peserta helaran Kemilau Nusantara 2010, tim kesenian dari Jawa Timur banyak menarik perha...
-
MUARATEWEH - Perbuatan Ayu(25), bukan nama sebenarnya, semoga menjadi pelajaran berharga bagi ibu rumah tangga lainnya. Ulahnya, tak saja m...
-
Dinas Teknis Diharapkan Bertindak Tegas Dok : SUARAPUBLIC Ini salah satu contoh kerusakan hutan setelah lahan diberikan IUP kepada p...
-
Wabup Barut, Oemar Zaki, Owner PT.Mitra Barito, Nadalsyah(Koyem), Komisaris Utama PT.Mitra Barito Ruhut Sitompul, menekan tombol sirine ...
Pilihan
-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi), serius memantau penggunaan dana desa, dimana total alokasinya di 2017 mencapai Rp 60 triliun. Sela...
-
MUARA TEWEH - Program pembangunan Pemkab Barito Utara (Barut) kini tengah dibahas DPRD Barut. Diharapkan program berorientasi kepada kepent...
-
(SUKABUMI) - Sebanyak 358 bakal calon legislatif (caleg) akan memperebutkan kuota kursi DPRD di Kota Sukabumi. Mereka berasal dari 12 partai...
-
MUARA TEWEH - Bupati Barito Utara (Barut) H.Nadalsyah, sangat memperhatikan kualitas pekerjaan proyek. Tidak terkecuali pembangunan Water F...
-
JAKARTA - Seiring dilibatkanya penyidik KPK dalam pemantauan sekaligus pengecekan anggaran desa, sebaiknya aparatur desa lebih berhati-hati...
Advertorial
SPONSORED
ADVENTORIAL
Populer
-
web PALANGKARAYA - Ruang gerak calo rekturmen CPNS diwilayah Kalimantan Tengah terus dipersempit. Kapolda Kalimatan Tengah (Kalteng) Brigje...
-
ilustrasi kereta kencana (web) DARI sekian banyak peserta helaran Kemilau Nusantara 2010, tim kesenian dari Jawa Timur banyak menarik perha...
-
MUARATEWEH - Perbuatan Ayu(25), bukan nama sebenarnya, semoga menjadi pelajaran berharga bagi ibu rumah tangga lainnya. Ulahnya, tak saja m...







Tidak ada komentar: