Jakarta (suarapublic.com) - Pemerintahan SBY menunjukan komitmennya terhadap pemberantasan korupsi ditanah air. Setidaknya bisa dilihat dari kerjasama alat negara Mabes Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK) dalam menangani kasus mafia pajak Gayus HP Tambunan.
Sekadar mengingatkan, sejak mencuat kasus cicak dan buaya, prakatis hubungan dua penegak hukum yang kini sama-sama tengah mendapat perhatian khusus rakyat Indonesia itu, agak renggang. Terlebih adanya kasus mantan Ketua KPK Antasari Azhar.
Direktur III Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Ike Edwin mengatakan, Bareskrim Mabes Polri akan melakukan koordinasi dengan pihak KPK dalam mengusut kasus mafia pajak Gayus HP Tambunan.
"Nanti kita ada kerjasama. Kita akan lakukan koordinasi dalam pengusutan kasus Gayus ini," kata Eke Edwin dihadapan wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Sabtu (15/1). Kerjasama Mabes Polri-KPK ini juga termasuk keperluan data perusahaan wajib pajak yang pernah ditangani Gayus, saat masih menjadi pegawai Direktorat Jenderal Pajak.
Namun, sebut Ike Edwin, Mabes Polri terlebih dahulu menindak lanjuti data tersebut sebelum akhirnya diserahkan ke KPK. "Nanti kita akan bekerja sama dengan KPK. Tapi ini kan punya kita (data 151 perusahaan)," jelas mantan Kapowiltabes Surabaya itu.
Bak gayung bersambut, pihak Kementrian Keuangan juga menyatakan siap membantu kerja KPK memberantas korupsi di tanah air, terutama terkait kasus mafia pajak dengan terdakwa Gayus Tambunan.
"Kita masih menunggu instruksi pimpinan. Kita siap berkoordinasi dengan KPK terkait 151 data perusahaan wajib pajak itu," kata Pelaksana Tugas (Plt) Inspektur Jenderal Kemenkeu Hadi Rudjito, usai mengantarkan data 151 perusahaan di Bareskrim Polri, kemaren.
Sebelumnya, dokumen berisi 151 perusahaan wajib pajak yang ditangani Gayus diserahkan Kementerian Keuangan kepada Mabes Polri. Dokumen dimuat dalam tiga buah kardus, akan diserahkan kepada KPK bila diperlukan.
Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Selatan, Gayus mengaku menerima imbalan uang dari sejumlah perusahaan wajib pajak yang diurusnya. Gayus diberi imbalan karena membantu kepengurusan sehingga perusahaan terbebas dari masalah pajak.
KPK diharapkan melakukan pengusutan terkait munculannya pemberian imbalan kepada Gayus. Banyak pihak mencurigai, perusahaan itu bermasalah dengan kewajibannya sehingga meminta bantuan Gayus, yang kemudian diberi imbalan mencapai puluhan dolar USD.
Business
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
Home
»
breakingnews
»
dailynews
»
headlinenews
»
HUKUM
»
HukumKorupsi
»
Korupsi
»
Koruptor
» Polri Kerjasama KPK Usut Kasus Gayus
METRO BARITO's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
ADVENTORIAL
Popular
-
Tentu Anda telah menyusun resolusi di akhir tahun. Karena Anda tentu ingin memulai hal-hal baru menjajaki tahun baru, untuk meninggalkan ce...
-
SUARAPUBLIC.COM - Rumor yang beredar melalui pesan singkat mengenai pemusnahan ayam dan babi yang sengaja disuntikkan virus HIV/AIDS, mereb...
-
SUARAPUBLIC.COM - Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf, mendukung pemindahan Ibukota Indonesia dari Jakarta ke daerah lain. Menurut Dede, ...
-
BANDUNG - Kabar tentang keluarga Dai kondang asal Kota Kembang Bandung, Aa Gym kembali menghebohkan jagad ini. Aa Gym dikabarkan sudah berc...
-
SUARAPUBLIC.COM - Sedikitnya ada 30 ribu pelanggan PT PLN Cabang Kota Dumai, Riau, yang masih nunggak dalam pelunasan rekening listrik. Man...
Top News
-
web PALANGKARAYA - Ruang gerak calo rekturmen CPNS diwilayah Kalimantan Tengah terus dipersempit. Kapolda Kalimatan Tengah (Kalteng) Brigje...
-
ilustrasi kereta kencana (web) DARI sekian banyak peserta helaran Kemilau Nusantara 2010, tim kesenian dari Jawa Timur banyak menarik perha...
-
MUARATEWEH - Perbuatan Ayu(25), bukan nama sebenarnya, semoga menjadi pelajaran berharga bagi ibu rumah tangga lainnya. Ulahnya, tak saja m...
-
Dinas Teknis Diharapkan Bertindak Tegas Dok : SUARAPUBLIC Ini salah satu contoh kerusakan hutan setelah lahan diberikan IUP kepada p...
-
Wabup Barut, Oemar Zaki, Owner PT.Mitra Barito, Nadalsyah(Koyem), Komisaris Utama PT.Mitra Barito Ruhut Sitompul, menekan tombol sirine ...
Pilihan
-
Kunjungan kerja pejabat Barut ke tambak ikan terbesar milik pengusaha batu bara diderah setempat beberapa bulan lalu. kontras dengan na...
-
Lahan Sawah Desa Rodok. (web) MUARATEWEH - Ditengah keterpurukan usaha masyarakat Kabupaten Barito Utara, Kalimanta Tengah, lima tahun ...
-
Kota Salatiga, Provinsi Jawa Tengah. Semarang - Proyek pembangunan Jalan Lingkar Kota Salatiga terancam bermasalah. Audit Badan Pengawasan ...
-
Kunjungan kerja pejabat Barut ke tambak ikan terbesar milik pengusaha batu bara diderah setempat beberapa bulan lalu. kontras dengan nasib ...
-
Jakarta - Panitian pelaksana pelayanan jemaah haji Indonesia, Senin (11/10/2010), mulai memberangkatkan jemaah haji 2010 kloter pertama ke ...
Advertorial
SPONSORED
ADVENTORIAL
Populer
-
web PALANGKARAYA - Ruang gerak calo rekturmen CPNS diwilayah Kalimantan Tengah terus dipersempit. Kapolda Kalimatan Tengah (Kalteng) Brigje...
-
ilustrasi kereta kencana (web) DARI sekian banyak peserta helaran Kemilau Nusantara 2010, tim kesenian dari Jawa Timur banyak menarik perha...
-
MUARATEWEH - Perbuatan Ayu(25), bukan nama sebenarnya, semoga menjadi pelajaran berharga bagi ibu rumah tangga lainnya. Ulahnya, tak saja m...







Tidak ada komentar: