BALIKPAPAN - Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, akan akan jadi saksi kehebatan tempur TNI Angkatan Udara (TNI AU). Prajurit pemberani itu, akan rebut Sangatta dari tangan musuh.
Skenario itu sekiranya akan dilakoni pada latihan perang Angkasa Yudha 2010 di Sangatta, Kutai Timur, Rabu (27/10)besok. Sejumlah pesawat tempur mulai dari 10 unit Hawk 100 dan 200 serta 5 unit F5 Tiger dari Skuadron I Pontianak, Skuadron XII Pekanbaru dan Lanud Iswahjudi Madiun, sudah mendarat di Base Ops Bandara Sepinggan Balikpapan, kemarin.
Dansatlakops Marsekal Pertama Ismono mengatakan, latihan perang Angkasa Yudha ini rutin digelar setiap tahun untuk mengasah keterampilan masing-masing prajurit dan koordinasi antarsatuan.
"Secara bergulir latihan ini terus dilakukan, mulai dari latihan perseorangan, satuan, hingga antarsatuan. Bisa disebut Angkasa Yudha ini merupakan latihan antarsatuan mulai 25-28 Oktober," ujar perwira tinggi TNI AU yang juga menjabat sebagai Danlanud Iswahjudi itu.
Strategi perang yang digelar setiap tahun juga berbeda-beda. Diketahui, skenario latihan tahun ini yakni Sangatta akan dijadikan kawasan musuh dan harus direbut kembali. Menurut Ismono, peran TNI AU sangat penting di dalam peperangan, di mana pesawat-pesawat tempur menjadi ujung tombak untuk penguasaan wilayah.
Di era perang modern ini, peran pesawat tempur sangat penting sebagai pembuka serangan dan penetralisir gerakan musuh. Setiap negara kini menjadikan angkatan udara sebagai pertahanan utamanya.
"Seperti contohnya waktu perang Irak. Pasukan sekutu menyerang Irak pertama kali dengan pesawat-pesawat tempurnya. Setelah menang, lalu angkatan darat mulai bergerak masuk," ungkapnya.
Indonesia saat ini baru memiliki pesawat tempur jenis F-5 Tiger, F-16 Fighting Falcon, Sukhoi, Helikopter Puma, SU-30, SU-27 dan beberapa jenis lainnya.
Dikatakan Ismono, Indonesia cenderung memilih membeli pesawat multirole, maksudnya bisa digunakan untuk intercept (mencegat), striker (penyerang) dan bomber (pengebom).
Seperti pesawat tempur jenis Hawk yang hanya bisa digunakan untuk pertahanan udara terbatas. Sedangkan F-16 bisa digunakan sebagai striker atau bomber. Sedangkan F-5 atau Sukhoi utamanya digunakan untuk air intercept.
"Namun semuanya bisa dijadikan sebagai pesawat striker atau bomber, bergantung dari keperluannya apa," katanya.
Dengan sumber dana yang terbatas, kata Ismono, bukan berarti Indonesia membeli pesawat "ecek-ecek". Namun semua dilihat dari kebutuhan Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas). "Dalam latihan ini Kohanudnas juga dilibatkan," tuturnya.
Terpisah, Danlanud Balikpapan Letkol Pnb Riva mengatakan, usai dilaksanakannya Angkasa Yudha 2010, Lanud Balikpapan akan menggelar Static Show di Base Ops Balikpapan. Sejumlah pesawat akan dipamerkan dalam kegiatan itu, diantaranya pesawat tempur F-5, F-16 dan Helikopter Puma.
"Sangat sayang kalau hanya dipakai untuk latihan saja, mumpung di Balikpapan kami akan menggelar Static Show untuk memamerkan kepada masyarakat peralatan tempur TNI AU," ujarnya.
Bagi masyarakat yang berminat mengetahui lebih jauh tentang TNI AU, bisa mendatangi Base Ops TNI AU di Bandara Sepinggan Balikpapan mulai pukul 11.00 WITA, Rabu (17/10) besok. sumber : www.sapos.co.id
Business
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
METRO BARITO's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
ADVENTORIAL
Popular
-
MUARA TEWEH, Kinerja KPUD Barut pada pemilu kada 2013 ini di anggap memperihatinakn oleh sebagian masyarakat Barito Utara. Hal ini akibat ad...
-
MEDAN , Mobil Xenia BK 1506 HG yang membawa rombongan wartawan tabrakan dengan truk tangki di Jalan Medan-Binjai Km 13, Minggu (5/5) sekitar...
-
KASIHAN sungguh nasib Bu Guru Rustati, 37. Dia jadi guru statusnya masih honores alias masa percobaan. Tapi gara-gara cukup melek, akhirnya...
-
Sesi uji coba pertama di Valencia bersama Honda, Stoner langsung merasa cocok. Menunggangi Honda RC212V, Stoner memang cuma berada di posisi...
-
Pemerintah Kalimantan Tengah mengirim lima relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk bergabung dengan petugas Tagana di Yogyakarta. “Para...
Top News
-
web PALANGKARAYA - Ruang gerak calo rekturmen CPNS diwilayah Kalimantan Tengah terus dipersempit. Kapolda Kalimatan Tengah (Kalteng) Brigje...
-
ilustrasi kereta kencana (web) DARI sekian banyak peserta helaran Kemilau Nusantara 2010, tim kesenian dari Jawa Timur banyak menarik perha...
-
MUARATEWEH - Perbuatan Ayu(25), bukan nama sebenarnya, semoga menjadi pelajaran berharga bagi ibu rumah tangga lainnya. Ulahnya, tak saja m...
-
Dinas Teknis Diharapkan Bertindak Tegas Dok : SUARAPUBLIC Ini salah satu contoh kerusakan hutan setelah lahan diberikan IUP kepada p...
-
Wabup Barut, Oemar Zaki, Owner PT.Mitra Barito, Nadalsyah(Koyem), Komisaris Utama PT.Mitra Barito Ruhut Sitompul, menekan tombol sirine ...
Pilihan
-
MAKASAR - Tetap dipercayanya Rudi Yulianto menjabat sebagai Kajari Sungguminasa patut dipertanyakan. Karena, label berkinerja buruk bukanla...
-
MAKASAR - Berbeda dengan Kajari Sungguminasa yang memilih menghindar dari wartawan pasca gencarnya pemberitaan mengenai kinerja burunya sep...
-
Posko Bantuan Partai Politik di pengungsian Merapi YOGYAKARTA - Presiden Republik Indonesia (RI), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) langsung b...
-
Tarian Lawung Ageng, di Depan Gedung Agung Yogya. YOGYAKARTA - Semenjak memutuskan mengambil alih komando tanggap darurat penanganan ben...
-
BUNTOK – Luasnya wilayah provinsi Kalimantan Tengah yang mencakup empat belas kabupaten dan kota untuk membangun tentunya memerlukan dana t...
Advertorial
SPONSORED
ADVENTORIAL
Populer
-
web PALANGKARAYA - Ruang gerak calo rekturmen CPNS diwilayah Kalimantan Tengah terus dipersempit. Kapolda Kalimatan Tengah (Kalteng) Brigje...
-
ilustrasi kereta kencana (web) DARI sekian banyak peserta helaran Kemilau Nusantara 2010, tim kesenian dari Jawa Timur banyak menarik perha...
-
MUARATEWEH - Perbuatan Ayu(25), bukan nama sebenarnya, semoga menjadi pelajaran berharga bagi ibu rumah tangga lainnya. Ulahnya, tak saja m...







Tidak ada komentar: