MUARA TEWEH, Kinerja KPUD Barut pada pemilu kada 2013 ini di anggap memperihatinakn oleh sebagian masyarakat Barito Utara. Hal ini akibat adanya akumulasi berbagai persoalan dan pengaduan oleh beberapa elemen masyarakat yang menginginkan terjadinya perubahan mendasar akan kualitas pemilu kada kali ini agar menjadi lebih baik.
Sekretaris Cabang Muhammadiyah Teweh Tengah, Munawar Khalil, dalam pesan singkatnya mengatakan bahwa kedewasaan dan kecerdasan tingkat berpikir masyarakat barut saat ini telah memperlihatkan indeks yang cukup menggembirakan, sehingga ketika fakta- fakta ketidaksesuaian itu terpampang di depan mata, masyarakat langsung bereaksi secara positif.
“Adanya gugatan atas produk hukum KPUD pasca pengumuman hasil verifikasi tanggal 17 April 2013 adalah bukti kuat KPUD bekerja tidak mengedepankan asas akuntabilitas dan independensi”, ungkapnya.
Gugatan hukum Partai Golkar atas produk KPUD tersebut juga ternyata telah menjadi pintu masuk bagi terbukanya fakta- fakta lain, yaitu legalitas ijazah paslon dan dukungan KTP yang di indikasikan ganda.
Saat ini panwaslu kabupaten barito utara telah mengeluarkan rekomendasi pemunduran tahapan pemilu kada kepada KPUD barut karena beranggapan telah terjadinya sengketa pemilu kada, selanjutnya panwaslu juga telah melakukan investigasi dan pemanggilan kepada beberapa paslon independen dalam rangka melakukan klarifikasi mengenai dukungan KTP ganda atas pengaduan yang masuk ke panwaslu.
“Sebaiknya KPUD berbesar hati untuk menerima fakta dan keadaan jika produktifitas dan kinerja mereka selama ini telah out of rule, yaitu dengan melaksanakan rekomendasi panwaslu tersebut, sebab jika rekomendasi ini tidak dilaksanakan, di khawatirkan produk pemilu kada 2013 ini akan menghasilkan pemimpin- pemimpin dengan kualitas rendah dan tak mampu memberi perubahan baik bagi masyarakat”, tambah Halil, panggilan akrab mantan sekretaris Organda Batara ini.
Halil yang juga sekretaris group jejaring media sosial Swara BBkMT ini juga menjelaskan, masyarakat sudah mengalami kejenuhan pada level yang memprihatinkan terhadap hasil- hasil pemilu kada dan pemilu legisltaif yang tidak mampu membawa perubahan positif untuk meningkatkan kondisi sosial ekonomi mereka, karena out put nya justru hanya untuk menaikkan kelas sosial ekonomi segelintir pemimpin orang- orang yang haus kekuasaan.
“Masyarakat dapat apa pasca pemilu ?, bukankah tujuan hakiki pemilu adalah untuk menuju perubahan baik ?, jika KPUD sebagai pihak penyelenggara pemilu kada sudah memperlihatkan kinerja yang bermasalah, maka perubahan baik dan pemimpin berkualitas itu akan sulit kita dapat”, pungkas salah satu mediator dialog antara partai golkar dan KPUD beberapa waktu yang lalu itu.
Pantauan SB di lapangan, pasca pengumuman dan gugatan PTUN partai golkar ke KPUD atas pengumuman KPUD tanggal 17 april 2013 itu memang membuat ambigu beberapa kalangan masyarakat dan partai sendiri. Mereka rata- rata meminta kejelasan apakah pemilu kada ini di tunda atau tetap di teruskan tahapan- tahapannya oleh KPUD, sebab ambiguitas ini tentu juga akan mengganggu persiapan paslon- paslon yang lolos verifikasi dalam hal menentukan strategi politik mereka kedepan.
Business
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
METRO BARITO's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
ADVENTORIAL
Popular
-
Sesi uji coba pertama di Valencia bersama Honda, Stoner langsung merasa cocok. Menunggangi Honda RC212V, Stoner memang cuma berada di posisi...
-
Pemerintah Kalimantan Tengah mengirim lima relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) untuk bergabung dengan petugas Tagana di Yogyakarta. “Para...
-
MUARA TEWEH, Kinerja KPUD Barut pada pemilu kada 2013 ini di anggap memperihatinakn oleh sebagian masyarakat Barito Utara. Hal ini akibat ad...
-
MEDAN , Mobil Xenia BK 1506 HG yang membawa rombongan wartawan tabrakan dengan truk tangki di Jalan Medan-Binjai Km 13, Minggu (5/5) sekitar...
-
KASIHAN sungguh nasib Bu Guru Rustati, 37. Dia jadi guru statusnya masih honores alias masa percobaan. Tapi gara-gara cukup melek, akhirnya...
Top News
-
web PALANGKARAYA - Ruang gerak calo rekturmen CPNS diwilayah Kalimantan Tengah terus dipersempit. Kapolda Kalimatan Tengah (Kalteng) Brigje...
-
ilustrasi kereta kencana (web) DARI sekian banyak peserta helaran Kemilau Nusantara 2010, tim kesenian dari Jawa Timur banyak menarik perha...
-
MUARATEWEH - Perbuatan Ayu(25), bukan nama sebenarnya, semoga menjadi pelajaran berharga bagi ibu rumah tangga lainnya. Ulahnya, tak saja m...
-
Dinas Teknis Diharapkan Bertindak Tegas Dok : SUARAPUBLIC Ini salah satu contoh kerusakan hutan setelah lahan diberikan IUP kepada p...
-
Wabup Barut, Oemar Zaki, Owner PT.Mitra Barito, Nadalsyah(Koyem), Komisaris Utama PT.Mitra Barito Ruhut Sitompul, menekan tombol sirine ...
Pilihan
-
MAKASAR - Tetap dipercayanya Rudi Yulianto menjabat sebagai Kajari Sungguminasa patut dipertanyakan. Karena, label berkinerja buruk bukanla...
-
MAKASAR - Berbeda dengan Kajari Sungguminasa yang memilih menghindar dari wartawan pasca gencarnya pemberitaan mengenai kinerja burunya sep...
-
Posko Bantuan Partai Politik di pengungsian Merapi YOGYAKARTA - Presiden Republik Indonesia (RI), Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) langsung b...
-
Tarian Lawung Ageng, di Depan Gedung Agung Yogya. YOGYAKARTA - Semenjak memutuskan mengambil alih komando tanggap darurat penanganan ben...
-
BUNTOK – Luasnya wilayah provinsi Kalimantan Tengah yang mencakup empat belas kabupaten dan kota untuk membangun tentunya memerlukan dana t...
Advertorial
SPONSORED
ADVENTORIAL
Populer
-
web PALANGKARAYA - Ruang gerak calo rekturmen CPNS diwilayah Kalimantan Tengah terus dipersempit. Kapolda Kalimatan Tengah (Kalteng) Brigje...
-
ilustrasi kereta kencana (web) DARI sekian banyak peserta helaran Kemilau Nusantara 2010, tim kesenian dari Jawa Timur banyak menarik perha...
-
MUARATEWEH - Perbuatan Ayu(25), bukan nama sebenarnya, semoga menjadi pelajaran berharga bagi ibu rumah tangga lainnya. Ulahnya, tak saja m...







Tidak ada komentar: