MUARATEWEH - Lahan pertanian dengan sistem irigasi di Desa Trinsing Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalteng hingga kini banyak yang terlantar. Penyebabnya, karena lahan itu sudah dikuasai (milik) mantan pejabat dan warga.
"Para petani tidak bisa mengembangkan lahan persawahan pada kawasan ini karena tanahnya milik mantan pejabat dan warga yang sudah bersertifikat. Warga terpaksa menggarap lahan orang lain, agar air mencapai lahan petani," ucap Sutrisno, warga setempat.
Diakuinya luas lahan terlantar itu mencapai ratusan hektar. Lahan tak bisa digarap semenjak beralih kepemilikan beberapa tahun silam. Warga hanya memanfaatkan lahan sisa yang hasil pertaniannya sulit membuahkan hasil karena hama cukup banyak pada lahan terlantar itu.
Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Barut Sunoto mengakui saat ini ada ratusan hektar lahan pertanian yang tidak dimanfaatkan secara maksimal, sehingga terkesan terlantar. "Petani tak bisa menggarap lahan karena sudah milik orang lain," ucapnya.
Ini sangat menghambat pengembangan sektor pertanian di Barut. Karena sekitar 775 hektar dari luas lahan 1.163 hektar lahan terlantar itu sangat potensial untuk persawahan dan budidaya kolam ikan.
"Disana sudah tersedia saluran irigasi melalui DAM Terinsing dan Trahean. Jadi sangat potensial dimanfaatkan," timpal Sunoto.
Saluran irigasi ini dibangun dengan dana miliaran rupiah yang mampu mengairi persawahan seluas ratusan hektar. "Para pemilik tidak memfungsikan lahan itu dan dibiarkan terlantar," timpal Sunoto.
Kawasan lahan yang potensial itu tersebar di Desa Terinsing 688 hektar, Trahean 175 hektar, dan Transbangdep 300 hektar.
Lahan persawahan yang ditanami petani di desa eks tranmigrasi itu hanya 140 hektar yakni di Desa Trinsing dan Trahean masing-masing 60 hektar, sedangkan Transbangdep hanya 20 hektar dengan petani sekitar 162 kepala keluarga.
Sunoto menambahkan, Pemkab setempat pada 2010 ini hanya memprogramkan perluasan lahan pertanian seluas 25 hektar di Desa Pepas, Kecamatan Montallat. Selain itu pemerintah daerah juga mendorong pemilik maupun petani untuk membuka lahan yang ada baik digunakan sebagai persawahan maupun kolam ikan.
"Sebagian lahan di kawasan pertanian irigasi disana bukan lahan subur sehingga perlu penanganan khusus," pungkasnya.
Business
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
Home
»
breakingnews
»
dasbarito
»
feature
»
Localnews
»
muarateweh
» Ratusan Hektar Lahan Pertanian Sistem Irigasi Terlantar
METRO BARITO's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
ADVENTORIAL
Popular
-
BUNTOK – Luasnya wilayah provinsi Kalimantan Tengah yang mencakup empat belas kabupaten dan kota untuk membangun tentunya memerlukan dana t...
-
MUARATEWEH - Lagi, kasus ilegal mining di Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah, terkait izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH...
-
BUNTOK – Pembangunan inprastruktur seperti jalan dan jembatan di wilayah provinsi Kalimantan Tengah merupakan suatu keharusan untuk mengata...
-
Pollycarpus Budihari Priyanto. (dok:TEMPO) Bandung - Terpidana 20 tahun penjara dalam kasus pembunuhan aktivis HAM Munir, Pollycarpus Bu...
-
Wali kota Medan, Rahudman Harahap Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) terlibat korupsi makin ramai menghiasi berbagai kasus korupsi tanah air....
Top News
-
web PALANGKARAYA - Ruang gerak calo rekturmen CPNS diwilayah Kalimantan Tengah terus dipersempit. Kapolda Kalimatan Tengah (Kalteng) Brigje...
-
ilustrasi kereta kencana (web) DARI sekian banyak peserta helaran Kemilau Nusantara 2010, tim kesenian dari Jawa Timur banyak menarik perha...
-
MUARATEWEH - Perbuatan Ayu(25), bukan nama sebenarnya, semoga menjadi pelajaran berharga bagi ibu rumah tangga lainnya. Ulahnya, tak saja m...
-
Dinas Teknis Diharapkan Bertindak Tegas Dok : SUARAPUBLIC Ini salah satu contoh kerusakan hutan setelah lahan diberikan IUP kepada p...
-
Wabup Barut, Oemar Zaki, Owner PT.Mitra Barito, Nadalsyah(Koyem), Komisaris Utama PT.Mitra Barito Ruhut Sitompul, menekan tombol sirine ...
Pilihan
-
Dinas Teknis Diharapkan Bertindak Tegas Dok : SUARAPUBLIC Ini salah satu contoh kerusakan hutan setelah lahan diberikan IUP kepada p...
-
Dinas Teknis Diharapkan Bertindak Tegas Dok : SUARAPUBLIC Ini salah satu contoh kerusakan hutan setelah lahan diberikan IUP kepada perusah...
-
SUARAPUBLIC.COM - Sejak pagi hingga sekitar pukul 14.30 WIB, banjir setinggi lutut orang dewasa menggenangi beberapa kawasan di Kota Pontia...
-
SUARAPUBLIC.COM - Kemajuan pembangunan berdampak positif terhadap perekonomian Provinsi Kalteng. Namun tentu ada dampak yang ditimbulkan se...
-
MAKASAR - Tetap dipercayanya Rudi Yulianto menjabat sebagai Kajari Sungguminasa patut dipertanyakan. Karena, label berkinerja buruk bukanla...
Advertorial
SPONSORED
ADVENTORIAL
Populer
-
web PALANGKARAYA - Ruang gerak calo rekturmen CPNS diwilayah Kalimantan Tengah terus dipersempit. Kapolda Kalimatan Tengah (Kalteng) Brigje...
-
ilustrasi kereta kencana (web) DARI sekian banyak peserta helaran Kemilau Nusantara 2010, tim kesenian dari Jawa Timur banyak menarik perha...
-
MUARATEWEH - Perbuatan Ayu(25), bukan nama sebenarnya, semoga menjadi pelajaran berharga bagi ibu rumah tangga lainnya. Ulahnya, tak saja m...







Tidak ada komentar: