MUARA TEWEH, Pembuatan kios-kios untuk 50 pedagan kaki lima (PKL), di jalur hijau, jalan Panglima Batur, Muara Teweh, Kabupaten Bario Utara (Barut), dinilai pihak DPRD setempat, merupakan salah satu program yang baik dan sangat bermanfaat untuk masyarakat di daerah ini.
Karena itu, Agus Susilasani anggota DPRD Barut menginginkan, peraturan daerah (Perda) tentang larangan mendirikan bangunan di jalur hijau, dapat di revisi atau tinjau kembali, sehingga bangunan kios yang telah dibangun oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop UMKM), tidak lagi melanggar Perda.
Sebab menurutnya, Perda yang dibuat sewaktu jaman kepemimpinan Bupati H Nihin yang dulu, sudah tidak sesuai dengan kondisi daerah yang terus berkembang.
"Perda jalur hijau di Jalan Panglima Batur, sudah tidak sesuai dengan kondisi yang ada saat ini, sebab wilayah tersebut telah menjadi pusat perdagangan masyarakat terbesar di Muara Teweh, jadi sangat berbeda kondisinya, sewaktu kepemimpinan Bupati H Nihin yang dulu." Kata Agus.
Dia menilai, dibangunnya 50 kios untuk para PKL di Jalan Panglima Batur, akan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pemerintah daerah ini. Misalnya, meningkatkan pendapat asli daerah (PAD) melalui hasil retribusi kios-kios, merubah kawasan yang selama ini terkesan kumuh menjadi lebih tertata rapi, sehingga kemacetan lalulintas yang selama ini terjadi, dapat diminimalisir dan lainnya.
"Berdasarkan penilaiaan tersebut, saya selaku DPRD sangat menyetujui adanya bangunan 50 kios untuk para PKL di Jalan Panglima Batur, dengan menggunakan bangunan yang sifatnya tidak permanen (dapat di bongkar dan di pasang sewaktu-waktu)," kata dia.
Ditambahkan dia, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop UMKM) juga harus membuat MOU yang jelas dan tegas, kepada para PKL yang akan menempati kios-kios yang telah di bangun. Jangan sampai, MOU yang dibuat nantinya tidak dijalankan dengan sungguh-sungguh oleh para PKL.
"Saya harap program yang pro rakyat ini, mendapat dukungan dari semua pihak, serta dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya oleh Diskop UMKM,"tuturnya.
Erlin anggota DPRD menambahkan, bahwa kios-kios yang di bangun untuk para PKL ini, nantinya khusus diperuntukan menjual pakaian, buah-buahan, makan dan minuman.
Selain itu, kata dia, PKL tidak diperbolehkan menjual barang-barang lainnya, seperti ikan, sembako dan sebagainya. "Saya harap para PKL dapat mentaati ketentuan tersebut, agar nantinya tidak terjadi masalah-masalah di antara para pedagang," kata Erline.
Selain itu, dia juga menghimbau, agar PKL yang ada di daerah ini bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan pasar. Sebab pemerintah berharap, dengan dibangunnya kios-kios ini, kawasan Jalan yang ada di panglima Batur dapat tertata lebih bersih dan teratur.
"Mari kita bersama mewujudkan lingkungan yang bersih, sebab kebersihan daerah ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun menjadi tanggung jawab kita berasam,"tandasnya.
Business
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
METRO BARITO's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
ADVENTORIAL
Popular
-
Osamah bin Laden SUARAPUBLIC.COM - Pemimpin al-Qaidah, Osamah bin Laden, membenarkan bahwa organisasi yang dipimpinnya telah menyandera lim...
-
JAKARTA - Dana desa didukung penuh pemerintah, diharapkan dipergunakan sebaiknya dan tepat sasaran. Presiden Joko Widodo (Jokowi), akan mel...
-
SUARAPUBLIC.COM - Laba bersih perusahaan minyak dan gas PT Elnusa , Tbk, salah satu perusahaan yang akan berinvestasi di Kabupaten Barito U...
-
NEWYORK --Sony Corp akhirnya menunjukkan tampilan generasi terbaru konsol game PlayStation 4 di pameran perdagangan E3. Konsol baru ini ba...
-
SUARAPUBLIC.COM - Mantan Bupati Tana Toraja Johanis Amping Situru dituntut empat tahun penjara serta denda Rp100 juta dan diminta mengganti...
Top News
-
web PALANGKARAYA - Ruang gerak calo rekturmen CPNS diwilayah Kalimantan Tengah terus dipersempit. Kapolda Kalimatan Tengah (Kalteng) Brigje...
-
ilustrasi kereta kencana (web) DARI sekian banyak peserta helaran Kemilau Nusantara 2010, tim kesenian dari Jawa Timur banyak menarik perha...
-
MUARATEWEH - Perbuatan Ayu(25), bukan nama sebenarnya, semoga menjadi pelajaran berharga bagi ibu rumah tangga lainnya. Ulahnya, tak saja m...
-
Dinas Teknis Diharapkan Bertindak Tegas Dok : SUARAPUBLIC Ini salah satu contoh kerusakan hutan setelah lahan diberikan IUP kepada p...
-
Wabup Barut, Oemar Zaki, Owner PT.Mitra Barito, Nadalsyah(Koyem), Komisaris Utama PT.Mitra Barito Ruhut Sitompul, menekan tombol sirine ...
Pilihan
-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi), serius memantau penggunaan dana desa, dimana total alokasinya di 2017 mencapai Rp 60 triliun. Sela...
-
JAKARTA - Dana desa didukung penuh pemerintah, diharapkan dipergunakan sebaiknya dan tepat sasaran. Presiden Joko Widodo (Jokowi), akan mel...
-
Kepulan Asap Merapi. Poto: suarapembaruan.com YOGYAKARTA — Peringatan bagi petugas tim evakuasi, para pengunjung, penyalur bantuan, dan khu...
-
YOGYAKARTA — Pemerintah, khususnya yang bertugas menangani pengungsian letusan Gunung Merapi sepertinya harus meninjau kembali tempat-tempa...
-
Kepulan Asap Merapi. Poto: suarapembaruan.com YOGYAKARTA — Peringatan bagi petugas tim evakuasi, para pengunjung, penyalur bantuan, dan ...
Advertorial
SPONSORED
ADVENTORIAL
Populer
-
web PALANGKARAYA - Ruang gerak calo rekturmen CPNS diwilayah Kalimantan Tengah terus dipersempit. Kapolda Kalimatan Tengah (Kalteng) Brigje...
-
ilustrasi kereta kencana (web) DARI sekian banyak peserta helaran Kemilau Nusantara 2010, tim kesenian dari Jawa Timur banyak menarik perha...
-
MUARATEWEH - Perbuatan Ayu(25), bukan nama sebenarnya, semoga menjadi pelajaran berharga bagi ibu rumah tangga lainnya. Ulahnya, tak saja m...







Tidak ada komentar: