PEMBERANTASAN tindak pidana korupsi di Indonesia menunjukan peningkatan tiap tahunya. Meski masih banyak pihak yang tak puas terhadap kinerja aparat soal pemberantasan korupsi ini, namun setidaknya pemerintahaan ini sudah menunjukan niat baiknya yang dibuktikan dengan banyaknya para koruptor dibui dan ratusan milyar uang negara terselamatkan.
Tapi kalau ada seorang bupati berani mengerahkan masa hanya untuk melakukan pembelaan dan biar dianggap tak benar melakukan korupsi, ini boleh jadi masalah baru. Tindakan bupati ini bisa jadi sebuah kenekatan, atau ada sponsor kuat dibelakang sehingga berani menentang proses hukum atau biar bisa dijadikan simbol perlawanan terhadap pemberantasan korupsi dengan harapan mendapat dukungan para pejabat didaerah yang juga rentan melakukan tindak korupsi.
Menurut Koordinator LSM Telabang Barut, Muhammad Ikhsan, tindakan seperti itu haruslah disikapi serius pemerintah. Karena hal itu dinilai merupakan simbol perlawanan terhadap upaya pemerintah memberantas korupsi. "Artinya melawan dengan aksi apapun, sama halnya melawan pemerintah karena pemberantasan korupsi adalah perintah pemerintah yang mengakomudir amanah rakayat," kata Iksan.
Tak tanggung-tanggung seluruh aparatur pemerintahan setempat dikerahkan untuk sebuah aksi demo ini. Bahkan mereka selama menjalankan aksisnya akan mogok kerja. Masa iya, mereka sampai mogok kerja hanya demi membela bupati yang bisa juga bersalah dan bisa juga tidak. Apalagi penentuan seseorang bersalah atau tidak adalah dipersidangan dan tidak dengan tindakan demo atau aksi lainnya.
Ini sangat memperihatinkan, karena seorang kepala daerah tentu mengetahui aturan maen pemerintahaan. Bila merasa keberatan dengan proses hukum bisa dilakukan dengan perlawanan praperadilan, kasasi dan sebagainya. "Ini tidakan tidak arif seorang kepala daerah sedangkan dia mengetahui sisitem pemerintahan," sambung Iksan.
Masyakarat pasti setuju bila disebutkan sebagai motipator pemerintah dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Lagi pula ngototnya pemerintahan soal pemberantasan ini tak lebih dari sebagai rasa tanggungjawab terhadap amanah rakyat yang menginginkan tindakan tegas terhadap korupsi.
Pertanyaannya, Lalu masyarakat yang mana mendukung kepala daerah yang nyatanyata oleh aparat diduga telah melakukan tindak pidana korupsi. Masa masyarakat harus mendukung sebuah aksi demo perlawanan sedangkan selama ini masyarakat yang begitu mendesak pemerintah agar fokus memberantas para koruptor. Tidakan masyarakat itu sama halnya dengan setuju tumbuh koruptor di Indonesia.
Sebaiknya jalankan saja dulu proses hukumnya. Tunjukan dipengadilan bila memang tidak bersalah. Sangat tidak arif seorang kepala daerah menggerakan masa untuk melakukan aksi demo perlwanan proses hukum terhadap dirinya. Itu sama halnya mengajarkan masyarakat berbuat hal yang sama, atau berbuat hal jelek lainnya yang jelas bertentangan dengan aturan hukum di NKRI.
Agar diketahui, dalam beberapa hari ke depan, aktivitas pemerintahan di Kabupaten Subang diperkirakan lumpuh. Hal ini terjadi karena sekitar 14.000 pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Subang akan menggelar aksi besar-besaran mendukung Bupati Subang Eep Hidayat di Gedung Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, Jalan RE Martadinata, Kota Bandung. [ Baca : Bupati Tersangka Korupsi Kerahkan 14 Ribu Pendemo ]
Business
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
METRO BARITO's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
ADVENTORIAL
Popular
-
SUARAPUBLIC.COM - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim terus mengejar dan berupaya menangkap tersangka Dwi Setio alias Theo, buronan kasus duga...
-
SUARAPUBLIC.COM – Puluhan sopir truk yang melayani angkutan tandan buah segar (TBS) di lokasi kebun plasma PT Gemareksa Mekarsari, Kabupate...
-
SUARAPUBLIC.COM – Sebanyak 106 berkas honorer angkatan 2005 yang diusulkan untuk diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupat...
-
Ari Sudjito YOGYAKARTA - Keputusan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkantor di Gedung Agung Yogyakarta agar bisa turun langsung...
-
Realisasi Pendapatan 2015 Mencapai 97 Persen MUARA TEWEH - Bupati Barito Utara (Barut) H Nadalsyah, melalui sidang paripurna DPRD Barut, Ka...
Top News
-
web PALANGKARAYA - Ruang gerak calo rekturmen CPNS diwilayah Kalimantan Tengah terus dipersempit. Kapolda Kalimatan Tengah (Kalteng) Brigje...
-
ilustrasi kereta kencana (web) DARI sekian banyak peserta helaran Kemilau Nusantara 2010, tim kesenian dari Jawa Timur banyak menarik perha...
-
MUARATEWEH - Perbuatan Ayu(25), bukan nama sebenarnya, semoga menjadi pelajaran berharga bagi ibu rumah tangga lainnya. Ulahnya, tak saja m...
-
Dinas Teknis Diharapkan Bertindak Tegas Dok : SUARAPUBLIC Ini salah satu contoh kerusakan hutan setelah lahan diberikan IUP kepada p...
-
Wabup Barut, Oemar Zaki, Owner PT.Mitra Barito, Nadalsyah(Koyem), Komisaris Utama PT.Mitra Barito Ruhut Sitompul, menekan tombol sirine ...
Pilihan
-
SLEMAN - Semburan awan panas Gunung Merapi telan korban jiwa. Sedikitnya dua orang meninggal dan belasan orang terluka setelah sengatan awa...
-
PANGKALPINANG – Dunia pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat sokongan dana besar dari pemerintah pusat. Dana bantuan itu diser...
-
SLEMAN - Semburan awan panas Gunung Merapi telan korban jiwa. Sedikitnya dua orang meninggal dan belasan orang terluka setelah sengatan awa...
-
Dinas Teknis Diharapkan Bertindak Tegas Dok : SUARAPUBLIC Ini salah satu contoh kerusakan hutan setelah lahan diberikan IUP kepada p...
-
Realisasi Pendapatan 2015 Mencapai 97 Persen MUARA TEWEH - Bupati Barito Utara (Barut) H Nadalsyah, melalui sidang paripurna DPRD Barut, Ka...
Advertorial
SPONSORED
ADVENTORIAL
Populer
-
web PALANGKARAYA - Ruang gerak calo rekturmen CPNS diwilayah Kalimantan Tengah terus dipersempit. Kapolda Kalimatan Tengah (Kalteng) Brigje...
-
ilustrasi kereta kencana (web) DARI sekian banyak peserta helaran Kemilau Nusantara 2010, tim kesenian dari Jawa Timur banyak menarik perha...
-
MUARATEWEH - Perbuatan Ayu(25), bukan nama sebenarnya, semoga menjadi pelajaran berharga bagi ibu rumah tangga lainnya. Ulahnya, tak saja m...







Tidak ada komentar: