SUARAPUBLIC.COM - Setelah buron sekitar 10 bulan, pengusaha ternama Kalsel, Harryjansyah Limantara alias Adut (49) akhirnya tertangkap.
Pengusaha ternama yang masuk daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarbaru sejak Maret 2010 itu ditangkap aparat kepolisian, Minggu (12/12/2010) sekitar pukul 15.45 Wita, setelah diadang di Bandara Tjilikriwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Adut menghilang dan buron setelah resmi menjadi terpidana dalam perkara tindak pidana menggunakan akta otentik yang dipalsukan. Itu ditegaskan dengan dikeluarnya surat DPO oleh Kejari Banjarbaru Nomor:B-278/Q.3.20.Euh.1/03/2010, tanggal 10 Maret 2010.
Menurut informasi, penangkapan Adut bermula ketika Kamis (9/12/2010) malam sekitar pukul 23.15 Wita, Direktur Reskrim Polda Kalsel Kombes Pol Mas Guntur Laupe mendapat informasi bahwa Adut berada di Banjarmasin.
Tanpa menunggu, Guntur memerintahkan jajarannya memburu pria keturunan Tionghoa tersebut. Sabtu (11/12/2010) siang sekitar pukul 13.00 Wita, anggota Unit Jatanras dan Resmob menggerebek rumah Adut di kawasan Jalan Arthaloka RT 26, Kuripan, Banjarmasin Timur. Namun Adut sudah tidak ada di rumah itu.
Kemudian pada Minggu (12/12/2010), petugas menunggu Adut di Bandara Syamsudin Noor mulai pukul 06.00 Wita hingga pukul 14.00 Wita.
Saat dicek ke petugas bandara, ternyata tidak ada nama Adut di daftar penumpang untuk keberangkatan ke Surabaya dan Jakarta.
Selanjutnya sekitar pukul 14.15 Wita, petugas mendapat informasi kalau Adut menuju ke Palangkaraya sekitar pukul 09.00 Wita. Polda Kalsel pun langsung berkoordinasi dengan Direktorat Reskrim Polda Kalteng yang kebetulan dipimpin Kombes Ama Klimen Dwi Kuryanto yang sebelumnya bertugas di Kalsel.
Berbekal ciri-ciri fisik Adut yang diberikan pihak Polda Kalsel, anggota Ditreskrim Polda Kalteng bergerak mengadang Adut di Bandara Tjilikriwut. Sekitar pukul 15.45 Wita, Adut muncul dan langsung ditangkap. Selanjutnya dia dijemput anggota Jatanras dan Resmob Polda Kalsel dan diboyong ke Banjarmasin.
Senin (13/12/2010) pagi, Adut dibawa ke Kejaksaan Tinggi Kalsel sebelum akhirnya diserahkan ke Kejaksaan Negeri Banjarbaru.
Direktur Reskrim Polda Kalsel, Kombes Pol Mas Guntur Laupe menerangkan, Adut menjadi buronan dan masuk DPO Kejari Banjarbaru sebagai terpidana dalam perkara tindak pidana menggunakan akta otentik yang dipalsukan.
"Perkaranya sudah inkracht, setelah divonis dia melakukan upaya hukum sampai mengajukan kasasi dan PK (peninjauan kembali). Kasasi dan PK juga ditolak. Berdasarkan DPO dari Kejari Banjarbaru itulah kami menangkap dia," beber Guntur.
Sebelumnya Adut didudukkan di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Banjarbaru pada Rabu 26 September 2007. Dia didakwa telah melakukan perbuatan melawan hukum berupa menyerobot tanah milik Ellen Swandayani.(*)
Business
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
Home
»
breakingnews
»
headlinenews
»
Kalteng
»
poroskalteng
» Harryjansyah Limantara Dibekuk di Bandara Tjilikriwut
METRO BARITO's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
ADVENTORIAL
Popular
-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi), serius memantau penggunaan dana desa, dimana total alokasinya di 2017 mencapai Rp 60 triliun. Sela...
-
MUARA TEWEH - Bupati Barito Utara (Barut) H.Nadalsyah, sangat memperhatikan kualitas pekerjaan proyek. Tidak terkecuali pembangunan Water F...
-
Tarian Lawung Ageng, di Depan Gedung Agung Yogya. YOGYAKARTA - Semenjak memutuskan mengambil alih komando tanggap darurat penanganan ben...
-
MUARA TEWEH - Program pembangunan Pemkab Barito Utara (Barut) kini tengah dibahas DPRD Barut. Diharapkan program berorientasi kepada kepent...
-
(SUKABUMI) - Sebanyak 358 bakal calon legislatif (caleg) akan memperebutkan kuota kursi DPRD di Kota Sukabumi. Mereka berasal dari 12 partai...
Top News
-
web PALANGKARAYA - Ruang gerak calo rekturmen CPNS diwilayah Kalimantan Tengah terus dipersempit. Kapolda Kalimatan Tengah (Kalteng) Brigje...
-
ilustrasi kereta kencana (web) DARI sekian banyak peserta helaran Kemilau Nusantara 2010, tim kesenian dari Jawa Timur banyak menarik perha...
-
MUARATEWEH - Perbuatan Ayu(25), bukan nama sebenarnya, semoga menjadi pelajaran berharga bagi ibu rumah tangga lainnya. Ulahnya, tak saja m...
-
Dinas Teknis Diharapkan Bertindak Tegas Dok : SUARAPUBLIC Ini salah satu contoh kerusakan hutan setelah lahan diberikan IUP kepada p...
-
Wabup Barut, Oemar Zaki, Owner PT.Mitra Barito, Nadalsyah(Koyem), Komisaris Utama PT.Mitra Barito Ruhut Sitompul, menekan tombol sirine ...
Pilihan
-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi), serius memantau penggunaan dana desa, dimana total alokasinya di 2017 mencapai Rp 60 triliun. Sela...
-
Dinas Teknis Diharapkan Bertindak Tegas Dok : SUARAPUBLIC Ini salah satu contoh kerusakan hutan setelah lahan diberikan IUP kepada p...
-
RSUD Cengkareng Jakarta - Seorang pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng bernama Solihun (18), dilaporkan nekat loncat dari la...
-
Vincent bersama Klubnya FC Hoofdorp. JAKARTA - Satu persatu pemain keturunan peserta seleksi pemain sepak bola Timnas U-23 Indonesia dicore...
-
SUPERMAN itu Amerika banget. Tapi, beruntunglah penggemarnya yang tinggal di Indonesia. Sejak Kamis kemarin (13/6), ribuan penggemar sang ...
Advertorial
SPONSORED
ADVENTORIAL
Populer
-
web PALANGKARAYA - Ruang gerak calo rekturmen CPNS diwilayah Kalimantan Tengah terus dipersempit. Kapolda Kalimatan Tengah (Kalteng) Brigje...
-
ilustrasi kereta kencana (web) DARI sekian banyak peserta helaran Kemilau Nusantara 2010, tim kesenian dari Jawa Timur banyak menarik perha...
-
MUARATEWEH - Perbuatan Ayu(25), bukan nama sebenarnya, semoga menjadi pelajaran berharga bagi ibu rumah tangga lainnya. Ulahnya, tak saja m...







Tidak ada komentar: