upperads

Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

POLITIKAL NEWS

Business

Technology

KRIMINALITAS

ANTI KORUPTOR

Sports

POROS KALTENG

Warga Tunggu Ganti Rugi Tanah

Teras tinjau lokasi PLTU Palangkaraya
SUARAPUBLIC.COM – Proses ganti rugi kepemilikan tanah sekitar 14,6 hektare milik 13 warga di lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas 2x3 Mega Watt, di wilayah Desa Pematang Panjang Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, belum rampung.

Sebuah sumber mengatakan, proses penandatanganan surat pengakuan atas masing-masing tanah sudah dilaksanakan belum lama ini. Setelah itu, pihak Kecamatan Seruyan Hilir selaku kepanjangan tangan Pemkab Seruyan menyampaikan bahwa tidak lama lagi proses ganti rugi akan segera dilaksanakan.

"Proses penandatanganan pengakuan atas kepemilikan tanah pada areal lokasi PLTU Kabupaten Seruyan beberapa waktu lalu sudah kami tandatangani. Bahkan, pembuatan surat kepemilikan tanah (SKT) juga sudah dilaksanakan. Saat ini kami menunggu pelaksanaan ganti rugi atas kepemilikan tanah kami," kata salah seorang pemilik tanah di lokasi PLTU.

Camat Seruyan Hilir Agung Setiawan menyatakan, setelah pelaksanaan penandatanganan surat pengakuan atas kepemilikan tanah oleh masing-masing pemilik tanah bersangkutan rampung, rencana dilaksanakan proses ganti rugi atas kepemilikan tanah kepada masing-masing pemiliknya, dalam waktu yang tidak lama.(*)


90 Honorer Lulus Seleksi Berkas CPNS

SUARAPUBLIC.COM – Sebanyak 106 berkas honorer angkatan 2005 yang diusulkan untuk diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Seruyan Tahap I Tahun 2010. Sebanyak 90 berkas di antaranya lulus kelengkapan berkas atau masuk database.

"Berdasarkan informasi yang baru saja kami dapat dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Pusat, dari 106 berkas honorer yang telah didaftarkan dan diusulkan serta telah menjalani seleksi validasi berkas, hasilnya 90 berkas dinyatakan lulus,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Seruyan Hamlan HB Ali, kemarin.

Sedangkan 16 berkas sisanya tidak lulus seleksi tahap I pengangkatan CPNS jalur honor karena tidak memenuhi kelengkapan berkas.

Direncanakan 16 berkas yang tidak lulus tersebut akan kembali diusulkan pada program pengangkatan CPNS jalur honor tahap II, yang saat ini penerimaan berkasnya sedang berlangsung di Kantor BKD Seruyan. Tentunya, setelah 16 berkas tersebut lengkap.

Hamlan mengatakan, meski melalui jalur yang berbeda, penyerahan berkas usulan nomor induk pegawai (NIP) untuk 90 honorer yang dinyatakan lulus, akan dilaksanakan bersamaan dengan pengajuan NIP peserta tes CPNS 2010 jalur umum yang dinyatakan lulus. "Informasi yang kami peroleh dari koordinasi dengan pihak BKN Regional Banjarmasin Kalimantan Selatan, paling lambat akhir Desember (31/12) ini seluruh berkas usulan NIP kami usulkan ke BKN," tandasnya.(*)


Disdikpora Seruyan Janji Perhatikan Guru Pedalaman

SUARAPUBLIC.COM – Memeperoleh penempatan tugas di daerah pedalaman membuat nyali sebagian guru atau tenaga pendidik menciut. Alasan mereka berkutat pada minimnya fasilitas hidup, jarak tempuh dari desa ke kota yang cukup jauh, sulitnya akses transportasi, dan sejenisnya.

Menyikapi itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Seruyan Tunjarsyah berjanji, akan terus berupaya melengkapi berbagai fasilitas bagi para guru di daerah pedalaman. Namun dilakukan bertahap.

Hal ini dimaksudkan sebagai pemotivasi atau pendorong mereka agar bersedia ditugaskan di daerah terpencil dan tetap bersemangat menjalankan tugas sebagai abdi negara maupun masyarakat.

Tunjarsyah mengatakan, pihaknya memahami kesulitan yang dialami guru di pedalaman. Untuk itu, Disdikpora akan terus meningkatkan kuantitas dan kualitas fasilitas bagi tenaga pendidik di daerah ini.

“Termasuk kita akan meningkatkan jumlah tunjangan dan insentif untuk tenaga pendidik di daerah terpencil. Karena kita tahu bahwa daerah pedalaman fasilitasnya serba terbatas. Wajar jika tenaga pendidik yang bertugas di sana di berikan fasilitas lebih ketimbang mereka yang bertugas di daerah perkotaan,” janjinya.

Fasilitas lain yang akan diberikan yakni perumahan dinas yang layak dan sarana listrik yang memadai. “Selain itu, kemudahan lain adalah guru dengan tempat tugas di daerah pedalaman akan diberikan kemudahan dalam proses kenaikan pangkat. Mengingat waktu mengajar bagi guru yang bertugas di daerah terpencil dalam satu minggu cukup padat ketimbang guru-guru yang bertugas di daerah perkotaan,” tandasnya.(*)