SUARAPUBLIC.COM - Komisi VII DPR RI, Jumat (10/12/2010) menyetujui permintaan pemerintah menambah kuota bahan bakar minyak bersubsidi sebanyak 1,87 juta kiloliter. Penambahan ini dilatari melesetnya perhitungan pemerintah terhadap alokasi BBM subsidi 2010.
Semula pemerintah memprediksi konsumsi BBM bersubsidi 2010 berkisar 36,5 juta kiloliter. Faktanya, kuota melonjak menjadi 38,37 juta kiloliter. Alhasil pemerintah meminta tambahan subsidi BBM. Seluruh anggota Komisi VII setuju hal itu.
Adapun perhitungan itu berasal dari tambahan sebanyak 1,68 juta kiloliter premium dan tambahan alokasi subsidi solar 1,61 juta kiloliter. Dewan setuju dengan catatan itu berlaku untuk tahun ini saja. Sedangkan tahun berikutnya, pemerintah diminta mengelola subsidi BBM secara efektif.(*)
Business
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
METRO BARITO's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







Tidak ada komentar: