Indovision, anak usaha PT MNC Sky Vision merasa terancam dengan langkah operator telekomunikasi Telkomsel yang diduga berniat menggusur posisi lembaga penyiaran ini di frekuensi 2.5 Ghz.
Rilis dikutif dari situs VIVAnews, Indovision merasa terancam karena sudah lama tayang di frekuensi 2,5 Ghz, serta menanamkan investasi besar untuk infrastruktur di frekuensi itu.
Sedangkan, Indovision mencermati para operator seluler tengah menghembuskan isu pengembangan LTE (Long Term Evolution) yang secara terang-terangan berniat menggusur pemanfaatan frekuensi tersebut.
"Kami telah mendengar niat Telkomsel yang hendak masuk ke frekuensi 2.5 Ghz dari sejumlah media," ujar Head of Corporate Secretary Indovision, Arya Mahendra Sinulingga.
Indovision yang menggenggam 70 persen pangsa pasar televisi berlangganan menyayangkan cara-cara yang digunakan operator seluler milik negara dalam memaksakan niatnya untuk masuk ke frekuensi 2.5 GHz.
"Apalagi, Telkomsel sebagai anak usaha Telkom, memiliki bisnis pay tv yakni TelkomVision. Sangat disayangkan bila usaha tersebut hanya jadi cara untuk menyaingi posisi Indovision yang merupakan TV berbayar terbesar di Indonesia," tegas Arya.
Sebagai pelopor di industri TV berbayar, Indovision mengaku telah lebih dari 10 tahun menggunakan frekuesi 2.5 GHz dan menayangkan berbagai konten melalui satelit Protostar II yang berada di frekuensi 2.5-2.6 GHz.
"Sebagai anak usaha BUMN, harusnya Telkomsel bersaing secara sehat, bukan gusur-menggusur. Kami bisa mengadukannya ke KPPU (Komisi Pengawasan Persaingan Usaha)," imbuhnya.
Indovision mendesak pemerintah untuk bersikap tegas dan tidak tunduk pada kepentingan vendor semata. "Sudah bukan rahasia lagi, bahwa ngototnya berbagai operator untuk merampas frekuensi 2.5 GHz erat kaitannya dengan kepentingan vendor untuk memasarkan produknya."
Alasannya, Indovision mengklaim jika hanya dengan alasan untuk pengembangan LTE maka seharusnya tak perlu memaksakan diri di frekuensi yang sudah terisi oleh pengguna lain, mengingat LTE sendiri bersifat fleksibel dan bisa dikembangkan di frekuensi lain.
Indovision yang bernaung di bawah PT MNC Sky Vision mengaku mengambil sikap tegas lantaran memiliki public service obligation (PSO) terhadap lebih dari 750.000 pelanggan di seluruh penjuru tanah air.
"Semua pihak harusnya bersikap fair. Apalagi Indovision merupakan bisnis murni milik putra bangsa, sedangkan Telkomsel, kita semua tahu milik siapa," pungkas Arya.
Business
Technology
KRIMINALITAS
ANTI KORUPTOR
Sports
POROS KALTENG
METRO BARITO's Admin
We are.., This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
ADVENTORIAL
Popular
-
Osamah bin Laden SUARAPUBLIC.COM - Pemimpin al-Qaidah, Osamah bin Laden, membenarkan bahwa organisasi yang dipimpinnya telah menyandera lim...
-
JAKARTA - Dana desa didukung penuh pemerintah, diharapkan dipergunakan sebaiknya dan tepat sasaran. Presiden Joko Widodo (Jokowi), akan mel...
-
SUARAPUBLIC.COM - Laba bersih perusahaan minyak dan gas PT Elnusa , Tbk, salah satu perusahaan yang akan berinvestasi di Kabupaten Barito U...
-
NEWYORK --Sony Corp akhirnya menunjukkan tampilan generasi terbaru konsol game PlayStation 4 di pameran perdagangan E3. Konsol baru ini ba...
-
MUARA TEWEH - Kejelasan penyelesaian pekerjaan Multiproyek pembangunan baru Bandar Udara (Bandara) Trinsing di Desa Trinsing, Barito Utara ...
Top News
-
web PALANGKARAYA - Ruang gerak calo rekturmen CPNS diwilayah Kalimantan Tengah terus dipersempit. Kapolda Kalimatan Tengah (Kalteng) Brigje...
-
ilustrasi kereta kencana (web) DARI sekian banyak peserta helaran Kemilau Nusantara 2010, tim kesenian dari Jawa Timur banyak menarik perha...
-
MUARATEWEH - Perbuatan Ayu(25), bukan nama sebenarnya, semoga menjadi pelajaran berharga bagi ibu rumah tangga lainnya. Ulahnya, tak saja m...
-
Dinas Teknis Diharapkan Bertindak Tegas Dok : SUARAPUBLIC Ini salah satu contoh kerusakan hutan setelah lahan diberikan IUP kepada p...
-
Wabup Barut, Oemar Zaki, Owner PT.Mitra Barito, Nadalsyah(Koyem), Komisaris Utama PT.Mitra Barito Ruhut Sitompul, menekan tombol sirine ...
Pilihan
-
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi), serius memantau penggunaan dana desa, dimana total alokasinya di 2017 mencapai Rp 60 triliun. Sela...
-
JAKARTA - Dana desa didukung penuh pemerintah, diharapkan dipergunakan sebaiknya dan tepat sasaran. Presiden Joko Widodo (Jokowi), akan mel...
-
Kepulan Asap Merapi. Poto: suarapembaruan.com YOGYAKARTA — Peringatan bagi petugas tim evakuasi, para pengunjung, penyalur bantuan, dan khu...
-
YOGYAKARTA — Pemerintah, khususnya yang bertugas menangani pengungsian letusan Gunung Merapi sepertinya harus meninjau kembali tempat-tempa...
-
Kepulan Asap Merapi. Poto: suarapembaruan.com YOGYAKARTA — Peringatan bagi petugas tim evakuasi, para pengunjung, penyalur bantuan, dan ...
Advertorial
SPONSORED
ADVENTORIAL
Populer
-
web PALANGKARAYA - Ruang gerak calo rekturmen CPNS diwilayah Kalimantan Tengah terus dipersempit. Kapolda Kalimatan Tengah (Kalteng) Brigje...
-
ilustrasi kereta kencana (web) DARI sekian banyak peserta helaran Kemilau Nusantara 2010, tim kesenian dari Jawa Timur banyak menarik perha...
-
MUARATEWEH - Perbuatan Ayu(25), bukan nama sebenarnya, semoga menjadi pelajaran berharga bagi ibu rumah tangga lainnya. Ulahnya, tak saja m...







Tidak ada komentar: