upperads

Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

POLITIKAL NEWS

Business

Technology

KRIMINALITAS

ANTI KORUPTOR

Sports

POROS KALTENG

Selama Ramadhan, Tindak Kriminal di Barut Turun

Silaturahmi Kapolres Barut dengan kalangan pers Barut
Muarateweh - Tindak kriminal di Muara Teweh Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalteng, selama bulan ramadhan menunjukan tren positip. Bahkan penurunannya mencapai puluah persen. Selain kesadaran masyarakat sudah tinggi soal bahaya tindak
kriminal, beberapa pelaku yang sering meresahkan masyarakat satu persatu berhasil diciduk kepolisian setempat.

Data pihak Satuan Kriminal Polres Barut, belum lama ini pihaknya berhasil menggulung kompoltan Curanmor (pelaku pencurian kendaraan bermotor). Beberapa pimpinan pelaku di antaranya Aliansyah (15), Naga (20) dan Adi Supi(20) berhasil ditangkap di markasnya di Desa Teluk Mayang, sekitar 15 kilomter dari kota Muara Teweh.

Pelaku itu terlibat dalam kasus Curanmor di 50 lokasi. Sedangkan tersangka Naga dan Adi Supi, selain terlibat dalam kasus Curanmor, juga merupakan spesialis pelaku penjambretan yang belakangan marak terjadi di Muara Teweh. Terbukti bila pelaku adalah dedengkot kejahatan jambret dan curanmor, pasalnya setelah ditangkap kasus serupa tak terjadi lagi di Muara Teweh.

Kepala Kepolisian Resor Barito Utara AKBP Drs Yan Frits Kaiway menyebutkan, penurunan itu utamanya dikarenakan peran serta masyarakat dalam hal pencegahan. Masyarakat sering memberikan informasi positif disetiap menemukan hal mencurigakan terjadi ditengah mereka.

"Saya ratusan kali mendapat SMS soal tindak kriminal, baik berat maupun ringan. Alhamdulillah, informasi itu begitu kita tindak lanjuti benar adanya. Kita sangat berterima kasih kepada masyarakat yang mulai sadar dan peduli terhadap keamanan daerah atau lingkungannya," kata Kapolres diruang kerjanya, Rabu (8/9/2010).

Kapolres yang memang sengaja mengundang khusus kalangan pers di Muara Teweh tersebut mengaku sangat terkesan dengan sambutan masyarakat terhadap dirinya dengan memberikan informasi positif demi kemajuan penegakan hukum didaerah Barut.

Kapolres pun menghimbau agar masyarakt tidak sungkan-sungkan memberikan informasi kepada dirinya, maupun kepada petugas dilapangan. Agar kondusifnya keamanan di Barut selama Ramadhan mampu bertahan selama-lamanya.

Diakui Kapolres, pertama bertugas di Barut dirinya langsung mendapat pengaduan dari para guru di Kecamatan Gunung Timang soal tren kriminal yang dilakukan sejumlah siswa dengan modus penyalahgunaan Obat Destro (obat batuk). Beberapa siswa banyak yang teler dan malas belajar lantaran meminum obat itu dalam jumlah besar.

"Kita sudah pantau khusus masalah ini. Selain itu kita juga meminta agar orang tua murid lebih ketat menjaga dan mengikuti perkembangan anaknya agar tak terjebak ke hal-hal yang dapat merugikan dirinya, keluarganya, lingkungannya, sekolahnya dan daerahnya," pinta Kapolres.

Kedepannya, Kapolres memberlakukan sistem Box Sistem terhadap keamanan lingkungan. Cara kerjaanya, petugas yang melakukan patroli diwajibkan berinteraksi dengan semua RT yang dikunjunginya, terutama meminta informasi perkembangan kampung setempat. Petugas yang mengunjungi tiap-tiap RT juga diwajibkan meminta tandatangan Ketua RT bersangkutan.

"Dengan sistem ini, mudah-mudahan tindak kriminal benar-benar mampu kita minimalisasi," harap Kapolres.

Selama Ramadhan, Tindak Kriminal di Barut Turun

Silaturahmi Kapolres Barut dengan kalangan pers Barut
Muarateweh - Tindak kriminal di Muara Teweh Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalteng, selama bulan ramadhan menunjukan tren positip. Bahkan penurunannya mencapai puluah persen. Selain kesadaran masyarakat sudah tinggi soal bahaya tindak
kriminal, beberapa pelaku yang sering meresahkan masyarakat satu persatu berhasil diciduk kepolisian setempat.

Data pihak Satuan Kriminal Polres Barut, belum lama ini pihaknya berhasil menggulung kompoltan Curanmor (pelaku pencurian kendaraan bermotor). Beberapa pimpinan pelaku di antaranya Aliansyah (15), Naga (20) dan Adi Supi(20) berhasil ditangkap di markasnya di Desa Teluk Mayang, sekitar 15 kilomter dari kota Muara Teweh.

Pelaku itu terlibat dalam kasus Curanmor di 50 lokasi. Sedangkan tersangka Naga dan Adi Supi, selain terlibat dalam kasus Curanmor, juga merupakan spesialis pelaku penjambretan yang belakangan marak terjadi di Muara Teweh. Terbukti bila pelaku adalah dedengkot kejahatan jambret dan curanmor, pasalnya setelah ditangkap kasus serupa tak terjadi lagi di Muara Teweh.

Kepala Kepolisian Resor Barito Utara AKBP Drs Yan Frits Kaiway menyebutkan, penurunan itu utamanya dikarenakan peran serta masyarakat dalam hal pencegahan. Masyarakat sering memberikan informasi positif disetiap menemukan hal mencurigakan terjadi ditengah mereka.

"Saya ratusan kali mendapat SMS soal tindak kriminal, baik berat maupun ringan. Alhamdulillah, informasi itu begitu kita tindak lanjuti benar adanya. Kita sangat berterima kasih kepada masyarakat yang mulai sadar dan peduli terhadap keamanan daerah atau lingkungannya," kata Kapolres diruang kerjanya, Rabu (8/9/2010).

Kapolres yang memang sengaja mengundang khusus kalangan pers di Muara Teweh tersebut mengaku sangat terkesan dengan sambutan masyarakat terhadap dirinya dengan memberikan informasi positif demi kemajuan penegakan hukum didaerah Barut.

Kapolres pun menghimbau agar masyarakt tidak sungkan-sungkan memberikan informasi kepada dirinya, maupun kepada petugas dilapangan. Agar kondusifnya keamanan di Barut selama Ramadhan mampu bertahan selama-lamanya.

Diakui Kapolres, pertama bertugas di Barut dirinya langsung mendapat pengaduan dari para guru di Kecamatan Gunung Timang soal tren kriminal yang dilakukan sejumlah siswa dengan modus penyalahgunaan Obat Destro (obat batuk). Beberapa siswa banyak yang teler dan malas belajar lantaran meminum obat itu dalam jumlah besar.

"Kita sudah pantau khusus masalah ini. Selain itu kita juga meminta agar orang tua murid lebih ketat menjaga dan mengikuti perkembangan anaknya agar tak terjebak ke hal-hal yang dapat merugikan dirinya, keluarganya, lingkungannya, sekolahnya dan daerahnya," pinta Kapolres.

Kedepannya, Kapolres memberlakukan sistem Box Sistem terhadap keamanan lingkungan. Cara kerjaanya, petugas yang melakukan patroli diwajibkan berinteraksi dengan semua RT yang dikunjunginya, terutama meminta informasi perkembangan kampung setempat. Petugas yang mengunjungi tiap-tiap RT juga diwajibkan meminta tandatangan Ketua RT bersangkutan.

"Dengan sistem ini, mudah-mudahan tindak kriminal benar-benar mampu kita minimalisasi," harap Kapolres.

Kerahkan 100 Personil, Mobil Ambulan Stanbay di Posko

Mobil Ambulan Stanbay di Posko Barito Permai (SUARAPUBLIC
Muarateweh - Menjelang H-2, arus mudik lebaran baik menuju Muara Teweh Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalteng maupun keluar daerah kian padat. Untuk mengantisipasi kemacetan di perjalanan, pihak dinas teknis telah melakukan perbaikan jalur transportasi. Sedangkan untuk menjaga keamanan para pemudik, petugas kepolisian setempat membuat posko dibeberapa titik rawan kejahatan.

Kepala Kepolisian Resor Barito Utara AKBP Drs Yan Frits Kaiway mengatakan, sebanyak 100 personil kepolisian dikerahkan untuk pengamanan menjelang lebaran kali ini. Personil tersebut selain yang bertugas patroli di sepanjang jalur rawan daerah setempat, juga ditempatkan di posko di enam kecamatan. Khusus dalam kota, posko ditempatkan di simpang Jingah, beberapa tempat dalam kota dan di perbatasan di daerah Kandui.

"Kita memberikan kenyamanan menyeluruh bagi pengguna jalan. Selain di isi petugas kepolisian, posko juga di isi petugas dari Pemkab Barut seperti personil Satpol PP. Posko juga dilengkapi petugas medis. Karenanaya sudah seminggu ini mobil ambulan saya minta di stanbaykan di posko," kata Kapolres, disela silaturahmi dengan kalangan Pers, Rabu (8/9/2010).

Sedangkan pengamanan bagi nasabah bank, terutama bagi mereka yang mengambil uang di ATM pada saat lebaran, pihak kepolisian memberikan pengamanan khusus. Petugas Satpam akan dibantu minimal tiga orang personil kepolisian. Selain itu, Satpam juga dilengkapi dengan sejata untuk pengamanan.

"Sesuai intruksi Kapolri, kita diserahkan untuk merekrut petugas Satpam agar lebih terlatih. Untuk tempat perbangkan, sudah sejak dulu kita memberikan pengamanan khusus, baik oleh personil berseragam maupun personil pakaian biasa. Target kita, para nasabah aman melakukan transaksi, baik menyetor uang maupun mengambil uang di bank dan di ATM," ucap Kapolres.

Kerahkan 100 Personil, Mobil Ambulan Stanbay di Posko

Mobil Ambulan Stanbay di Posko Barito Permai (SUARAPUBLIC
Muarateweh - Menjelang H-2, arus mudik lebaran baik menuju Muara Teweh Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalteng maupun keluar daerah kian padat. Untuk mengantisipasi kemacetan di perjalanan, pihak dinas teknis telah melakukan perbaikan jalur transportasi. Sedangkan untuk menjaga keamanan para pemudik, petugas kepolisian setempat membuat posko dibeberapa titik rawan kejahatan.

Kepala Kepolisian Resor Barito Utara AKBP Drs Yan Frits Kaiway mengatakan, sebanyak 100 personil kepolisian dikerahkan untuk pengamanan menjelang lebaran kali ini. Personil tersebut selain yang bertugas patroli di sepanjang jalur rawan daerah setempat, juga ditempatkan di posko di enam kecamatan. Khusus dalam kota, posko ditempatkan di simpang Jingah, beberapa tempat dalam kota dan di perbatasan di daerah Kandui.

"Kita memberikan kenyamanan menyeluruh bagi pengguna jalan. Selain di isi petugas kepolisian, posko juga di isi petugas dari Pemkab Barut seperti personil Satpol PP. Posko juga dilengkapi petugas medis. Karenanaya sudah seminggu ini mobil ambulan saya minta di stanbaykan di posko," kata Kapolres, disela silaturahmi dengan kalangan Pers, Rabu (8/9/2010).

Sedangkan pengamanan bagi nasabah bank, terutama bagi mereka yang mengambil uang di ATM pada saat lebaran, pihak kepolisian memberikan pengamanan khusus. Petugas Satpam akan dibantu minimal tiga orang personil kepolisian. Selain itu, Satpam juga dilengkapi dengan sejata untuk pengamanan.

"Sesuai intruksi Kapolri, kita diserahkan untuk merekrut petugas Satpam agar lebih terlatih. Untuk tempat perbangkan, sudah sejak dulu kita memberikan pengamanan khusus, baik oleh personil berseragam maupun personil pakaian biasa. Target kita, para nasabah aman melakukan transaksi, baik menyetor uang maupun mengambil uang di bank dan di ATM," ucap Kapolres.

Kita Siapkan Ambulans Udara Untuk Pantau Mudik Lebaran

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla (Inilah.Com)
Jakarta - Palang Merah Indonesia (PMI) menyiapkan ambulans udara selama mudik lebaran Idul Fitri sebagai pertolongan pertama. Ada empat buah helikopter yang disiapkan oleh PMI.

Ambulans udara ini akan difokuskan pada di jalan tol pada empat rute. Yaitu Jakarta- Merak, Jakarta- Cikampek, Jakarta- Ciawi (Bogor) dan Jakarta - Cilenyi (Bandung). Ambulan udara ini akan beroperasi selama lima hari yaitu H-3 dan H+2.

"Tahun ini juga disiapkan ambulans udara, kenapa penting? Kalau ada kecelakaan di jalan utama langsung terjadi kemacetan. Akibatnya ambulans darat tidak bisa bergerak. Karena itu harus dievakuasi melalui ambulans udara," kata Ketua Umum PMI Jusuf Kalla dalam acara apel siaga Lebaran 2010 dan melepas ambulan dan pos pertolongan pertama di Silang Monumen Nasional, Jakarta, dikutif Inilah.com, Minggu (5/9).

Sehingga, lanjut Kalla korban bisa dibawa ke rumah sakit dan menyelamatkan jiwa manusia dengan segera. "Karena itu penyelamatan harus secepat-cepatnya, waktu sejam itu sangat penting bagi jiwa manusia," tegasnya.

Ambulans udara yang disiapkan PMI akan stand by di pos pertolongan pertama PMI di Cikoko Bogor dan akan bergerak ketika ada pemberitahuan ada kecelakaan seperti dari Jasa Marga.

Selain pilot, kru ambulan udara ini dilengkapi oleh dokter yang mampu menangani penyakit trauma dan jantung. Selain itu juga dilengkapi perlengkapan medis seperti tandu, infus dan obat-obatan.

Selain ambulans udara, PMI juga menyiapkan 263 ambulans darat beserta 408 kur yang terdiri dari 152 orang dokter, 256 orang perawat dan 270 pos pertolongan pertama di seluruh Indonesia yang terletak di terminal bus, stasiun kereta api, Pelabuhan dan tempat hiburan.

Ambulan darat bahkan akan terus melakukan pelayanan terhadap pemudik hingga H-7 dan H+7 lebaran tahun ini.

Kita Siapkan Ambulans Udara Untuk Pantau Mudik Lebaran

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla (Inilah.Com)
Jakarta - Palang Merah Indonesia (PMI) menyiapkan ambulans udara selama mudik lebaran Idul Fitri sebagai pertolongan pertama. Ada empat buah helikopter yang disiapkan oleh PMI.

Ambulans udara ini akan difokuskan pada di jalan tol pada empat rute. Yaitu Jakarta- Merak, Jakarta- Cikampek, Jakarta- Ciawi (Bogor) dan Jakarta - Cilenyi (Bandung). Ambulan udara ini akan beroperasi selama lima hari yaitu H-3 dan H+2.

"Tahun ini juga disiapkan ambulans udara, kenapa penting? Kalau ada kecelakaan di jalan utama langsung terjadi kemacetan. Akibatnya ambulans darat tidak bisa bergerak. Karena itu harus dievakuasi melalui ambulans udara," kata Ketua Umum PMI Jusuf Kalla dalam acara apel siaga Lebaran 2010 dan melepas ambulan dan pos pertolongan pertama di Silang Monumen Nasional, Jakarta, dikutif Inilah.com, Minggu (5/9).

Sehingga, lanjut Kalla korban bisa dibawa ke rumah sakit dan menyelamatkan jiwa manusia dengan segera. "Karena itu penyelamatan harus secepat-cepatnya, waktu sejam itu sangat penting bagi jiwa manusia," tegasnya.

Ambulans udara yang disiapkan PMI akan stand by di pos pertolongan pertama PMI di Cikoko Bogor dan akan bergerak ketika ada pemberitahuan ada kecelakaan seperti dari Jasa Marga.

Selain pilot, kru ambulan udara ini dilengkapi oleh dokter yang mampu menangani penyakit trauma dan jantung. Selain itu juga dilengkapi perlengkapan medis seperti tandu, infus dan obat-obatan.

Selain ambulans udara, PMI juga menyiapkan 263 ambulans darat beserta 408 kur yang terdiri dari 152 orang dokter, 256 orang perawat dan 270 pos pertolongan pertama di seluruh Indonesia yang terletak di terminal bus, stasiun kereta api, Pelabuhan dan tempat hiburan.

Ambulan darat bahkan akan terus melakukan pelayanan terhadap pemudik hingga H-7 dan H+7 lebaran tahun ini.

Pemilik Pusat Perbelanjaan Optimistis Penjualan Meningkat Lebaran Tahun ini

Matahari (web)
Jakarta - Pengelola pusat perbelanjaan mengaku telah menambah pasokan barang guna mengantisipasi lonjakan permintaan menjelang hari raya Lebaran. Untuk produk fesyen dan pakaian rata-rata menambah stok barang hingga mencapai 200% dibandingkan bulan-bulan biasanya. Sementara produk makanan diperkirakan meningkat 30–40% dibandingkan bulan biasanya.

Direktur PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk Setyadi Surya mengatakan, perseroan mematok penjualan sebesar 10–11% pada Lebaran 2010 dibandingkan Lebaran 2009. Penjualan terbesar diperkirakan masih dikontribusikan dari Jawa dan Bali yang menyumbang lebih dari setengah dari total pendapatan Ramayana yang hingga akhir tahun ini dipatok Rp6,2 triliun. Sisanya Lampung dan wilayah lain. "Bahkan menjelang H-5 Lebaran, peningkatan penjualan khususnya terjadi di wilayah Jabotabek," kata Setyadi.

Hal yang sama diungkapkan Sekretaris Perusahaan PT Matahari Putra Prima Tbk Danny Konjongian. Dia mengatakan,penjualan Lebaran 2010 diprediksi meningkat dibandingkan Lebaran tahun lalu. Setidaknya hal ini terlihat dari target total penjualan 2010 yang diperkirakan naik menjadi Rp8,5 triliun dibandingkan 2009 sebesar Rp7,6 triliun.

Menurut Danny, jelang hari raya, perseroan telah menambah stok barang hingga dua kali lipat dibandingkan bulan biasanya. "Kami sudah persiapkan dengan para pemasok, jangan sampai tidak bisa memenuhi permintaan masyarakat,"katanya. Untuk produk fesyen, perseroan menargetkan kenaikan penjualan sekitar 30–40%, sedangkan Hypermart yang mengelola makanan dan minuman naik 20%. Corporate Affairs Director PT Carrefour Indonesia Irawan D Kadarman mengaku telah menyiapkan stok barang menjelang bulan puasa dan Lebaran sejak tiga bulan sebelumnya. "Kami sengaja menyiapkan karena pada bulan itu biasanya merupakan penjualan terbaik Carrefour," ujarnya.

Manajer Public Relations and Tenant Relation Senayan City Sri Ayu Ningsih mengatakan transaksi penjualan menjelang Lebaran meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan dengan transaksi akhir pekan. Sementara untuk jumlah pengunjung Ayu memprediksi terdapat kenaikan sebesar 50% dibandingkan Lebaran 2009. Sementara itu Nila Adisepoetro, Media and Partner Relation Manager Centro Lifestyle Department Store, mengatakan dalam rangka Lebaran, Centro Lifestyle Departemen Store mengadakan program Enchanting Sahara.

Mereka menampilkan koleksi pakaian dan aksesori yang bernuansa Islam, tapi tetap modern. "Ada peningkatan dan setiap cabang berbeda jumlahnya," ujarnya.

Belanja Lebaran Tahun ini Naik di Atas Sepuluh Persen

web
Jakarta – Belanja masyarakat pada Lebaran 2010 ini meningkat dibandingkan Lebaran tahun lalu. Data dari Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), lembaga survei, dan pengelola pusat perbelanjaan menunjukkan belanja Lebaran 2010 ini meningkat di atas 10% dibandingkan 2009.

"Kenaikan belanja bisa mencapai 10–15%. Kenaikan ini secara otomatis mendongkrak omzet ritel," kata Ketua Harian Aprindo Tutum Rahanta, dikutif harian Seputar Indonesia (SINDO), kemarin.

Adanya kenaikan itu, diperkirakan omzet akan jauh lebih besar dari tahun sebelumnya. Untuk target penjualan tahun ini, diperkirakan akan mencapai Rp100 triliun."Lebaran masuk dalam semester II,kemungkinan omzet ritel bisa meningkat sekitar Rp60 triliun. Angka ini lebih besar dibandingkan tahun lalu," timpalnya.

Tutum mengatakan, sepekan menjelang Lebaran, pengusaharitel bisa meraup lebih dari 70% keseluruhan target omzet selama Lebaran.

Lembaga survei Nielsen memprediksi, tahun ini laju pertumbuhan konsumsi masyarakat dalam bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri diperkirakan meningkat 12% dibandingkan tahun sebelumnya.

Beberapa waktu lalu, Executive Director of Retail Measurement Services Nielsen Teguh Yunanto mengatakan, tingkat kepercayaan diri konsumen tahun ini dalam membelanjakan barang mulai membaik dibandingkan tahun sebelumnya.

Hasil survei Nielsen, pada Ramadan dan mendekati Idul Fitri, konsumen lebih banyak belanja di pasar modern seperti hipermart, supermarket, dan minimarket, dibandingkan belanja di pasar tradisional. Pada masa-masa menjelang Lebaran, keperluan masyarakat semakin banyak.

"Tahun lalu yang menggerakkan belanja konsumen di pusat perbelanjaan modern adalah kategori makanan. Penjualan meningkat 29% di supermarket dan 19% di minimarket dibandingkan bulan biasa.Tahun ini kategori makanan juga masih mendominasi konsumsi pembelanjaan masyarakat," ungkap Teguh.