upperads

Slider

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

POLITIKAL NEWS

Business

Technology

KRIMINALITAS

ANTI KORUPTOR

Sports

POROS KALTENG

Proyek Jalur Kereta Api Kalteng Belum Ditender

Ilustrasi (Poto:kontan.co.id)
Jakarta - Impian para pengusaha yang berinvestasi di Kalteng agar bisa memanfaatkan jalur kereta api untuk memudahkan angkutan batu bara sepertinya masih sulit terwujud. Setidaknya proyek jalur KA batu bara senilai US$2 miliar itu kini masih dalam tahap penawaran dan baru akan dilakukan proses prakualifikasi.

"Kalau tidak salah posisi terakhir adalah sedang dilakukan market sounding dan akan dilakukan prakualifikasi. Tolong cek dengan pemprov atau Bappenas agar posisi tersebut benar-benar terkini," jelas Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Tundjung Inderawan, dikutif dari bisnis.com, Sabtu (21/8/2010) sore.

Itochu Corporation diketahui siap berinvestasi sebesar US$2 miliar untuk proyek pembangunan KA batu bara di Kalteng.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menuturkan dalam rangka pembangunan kawasan ekonomi khusus (KEK) di beberapa wilayah Kalimantan, dibutuhkan jaringan KA yang menghubungkan sejumlah koridor industri.

Hatta menerangka rencana pembangunan KEK di Kalteng masih dalam kajian pemerintah daerah setempat, apakah akan menjurus ke sisi timur atau selatan. Bila ke sisi selatan Kalteng, ujarnya, idealnya dibangun kawasan pelabuhan yang merupakan akses perdagangan langsung ke laut lepas.

Jembatan Kalahien di Barito Selatan Hampir Selesai

Kerangka Jembatan Kalahien sebelum disambung (kaskus.us)
 Palangkaraya - Pembangunan jembatan Kalahien yang menghubungkan Kota Palangkaraya dengan Buntok saat ini sudah memasuki tahap akhir. Perkembangan penyelesaian proyek diakui dinas tenis Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

"Proses pembangunannya sudah mencapai sekitar 90 persen, apalagi proses pekerjaan tersulitnya sudah diselesaikan dengan baik yakni menyambung bentang pelengkung sepanjang 200 meter pada beberapa waktu lalu," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kalteng Ben Brahim di Palangkaraya, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (14/8/2010).

Menurut Ben, pihaknya terus melaksanakan pembangunan jembatan tersebut meskipun memasuki bulan Ramadhan, dan saat ini sudah mencapai tahapan penyelesaian bentang bawah serta pengecoran semen.

Ia juga mengatakan, pembangunan jembatan tersebut selama ini berjalan dengan baik, hanya saja ada sedikit kendala, karena tepi atau pinggiran sungai Barito terkikis air sehingga mengakibatkan longsor namun masih bisa diatasi.

"Kami membangun turap pada tepi-tepi sungai Barito yang berfungsi sebagai penahan kuatnya arus dan gelombang air yang menghantam langsung pinggiran sungai sebagai solusi dari masalah tersebut," ucap Ben.

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Kalteng Ridwan Manurung menambahkan, pembangunan jembatan tersebut sudah memasuki tahap akhir dan diperkirakan Oktober 2010 sudah bisa digunakan.